Pada suatu Jumat, Khalifah al-Makmun mengunjungi Bashrah secara diam-diam. Ia ikut bershalat di masjid agung kota ini. Tiba-tiba sang khatib dalam khutbahnya menyebut nama Khalifah dengan nada tak sopan dan menuduh keculasan-keculasannya secara kasar. Bahkan, di antara doanya, “Mudah-mudahan khalifah yang sewenang-wenang ini dilaknat oleh Allah SWT.” » Continue Reading
December 3rd, 2006 at 14:45 and tagged dakwah, hikmah, renungan | Comments & Trackbacks (0) | Permalink